
Lembaga Keuangan Internasional (LKI) seperti Bank Dunia dan Bank Pembangunan Asia (ADB), telah memainkan peran yang signifikan dalam pembangunan sektor sumberdaya air di Indonesia semenjak awal pemerintahan orde baru (akhir 60-an). Pinjaman proyek pertama diberikan oleh Bank Dunia kepada pemerintah Indonesia adalah Irrigation and Rehabilitation Project, sebesar 5 juta US pada tahun 1968. Pada tahun 1974, Bank Dunia mulai masuk ke dalam proyek penyediaan air besih di Indonesia melalui Urban Development Projects and Five Cities Water Supply Projects.
Pada tahun 1987, ADB, Bank Dunia dan Pemerintah Indonesia melakukan dialog kebijakan yang menghasilkan Irrigation and Operational Maintenance Policy (IOMP) yang memperkenalkan irrigation service fee, turnover, dan efficient operation and maintenance dalam pengelolaan irigasi di Indonesia. Berdasarkan kebijakan tersebut, kemudian muncul pinjaman baru (khususnya untuk sektor irigasi) seperti Irrigation Subsector Projects I dan II, serta Java Irrigation and Water Resources Management Project (JIWMP). Sedangkan ADB memfokuskan diri untuk memberikan pinjaman yang dilaksanakan di luar pulau Jawa.
Pada tahun 1999, bersamaan dengan krisis ekonomi yang melanda Indonesia, Pemerintah Indonesia menandatangani pinjaman baru dari Bank Dunia sebesar 300 juta US, yang dikenal dengan Water Resources Sector Adjustment Loan (WATSAL). Pinjaman ini bertujuan untuk mereformasi sektor sumberdaya air di Indonesia yang dipandang sudah ketinggalan jaman, baik dari sisi kebijakan ataupun pengelolaan. Sehingga, melalui pinjaman ini lahirlah UU No.7 tahun 2004 tentang Sumberdaya Air yang menggantikan UU No.11 tahun 1974 tentang Pengairan.
Saat ini, baik Bank Dunia ataupun ADB masih terus memberikan pinjaman kepada pemerintah Indonesia baik untuk sektor irigasi, sumberdaya air, maupun air bersih dan sanitasi. Pinjaman-pinjaman tersebut antara lain, Participatory Irrigation Sector Project, Community Water Services and Health, Integrated Citarum Water Resources Management Investment Program (ADB), Water and Sanitation for Low Income Community (WSLIC) I,II, dan III (World Bank).WSLIC III sering dikenal dengan nama PAMSIMAS.
Minggu, 20 Maret 2011 13:51Kitab ini adalah semacam lonceng bangun pagi (wake up call) untuk mengingatkan...
Minggu, 20 Maret 2011 12:56Air Sebagai Layanan Publik mencoba mendeskripsikan kembali sejarah penyediaan layanan air...
“Sekarang air di daerah...
Sabtu, 07 Mei 2011 12:10 Minggu, 20 Maret 2011 11:23 Dalam rangka memperingati...
Italia; Referendum adalah masalah demokrasi
Diskusi Air Perkotaan dan Permasalahannya
Setiap tanggal 22 Maret,...
Suka atau tidak suka,...
Sebagai bagian untuk...
Sebagai bagian dari upaya untuk menolak praktek-praktek privatisasi air khususnya di...