
Senin, 06 Juni 2011 12:0113 tahun sudah layanan air bersih di Jakarta diserahkan kepada dua operator swasta PT. PALYJA dan PT.AETRA dan selama itu pula masyarakat Jakarta menderita akibat layanan air bersih yang kian buruk. Janji untuk bisa memberikan air yang langsung dapat diminum setelah 10 tahun diprivatisasi tinggal-lah janji. Masyarakat berpenghasilan rendah seringkali harus mengeluarkan uang lebih besar untuk membeli air akibat ketiadaan air di rumah. PAM Jaya juga harus mengalami kerugian hingga 580 milyar rupiah sejak hadirnya dua operator swasta tersebut. Nasib pekerja PAM Jaya juga tidak jelas. Privatisasi air Jakarta telah gagal dan saatnya bagi Pemerintah Jakarta mengambil sikap tegas untuk memutuskan kontrak konsesi ini sekarang juga !!
KMMSAJ: Serikat Pekerja PDAM Jakarta, Koalisi Rakyat untuk Hak Atas Air, (KRuHA), Solidaritas Perempuan Jabotabek (SP Jabotabek), Jaringan Rakyat Miskin Kota (JRMK), Front Perjuangan Pemuda Indonesia (FPPI), Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI), Wahana Lingkungan Hidup Jakarta (Walhi) dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta.
Minggu, 20 Maret 2011 13:51Kitab ini adalah semacam lonceng bangun pagi (wake up call) untuk mengingatkan...
Minggu, 20 Maret 2011 12:56Air Sebagai Layanan Publik mencoba mendeskripsikan kembali sejarah penyediaan layanan air...
Sabtu, 07 Mei 2011 12:10 Minggu, 20 Maret 2011 11:23 Dalam rangka memperingati...
Italia; Referendum adalah masalah demokrasi
Diskusi Air Perkotaan dan Permasalahannya
Setiap tanggal 22 Maret,...
Suka atau tidak suka,...
Sebagai bagian untuk...
Sebagai bagian dari upaya untuk menolak praktek-praktek privatisasi air khususnya di...