
Hutang Luar Negeri dan PDAM
Lilitan hutang baik dalam negeri maupun luar negeri pada PDAM di seluruh Indonesia baik dari sisi jumlah PDAM maupun nilai nominalnya mengalami peningkatan luar biasa pada lima tahun terakhir ini. Artikel sederhana ini akan berusaha melihat kecenderungan tersebut - khususnya dari sisi hutang luar negeri - dan dampaknya pada kinerja PDAM di seluruh Indonesia. Bagian kedua artikel ini akan melihat secara spesifik kinerja PDAM Kota Semarang baik dari hasil penelitian empirik maupun dari data-data sekunder yang tersedia. Sementara bagian akhir artikel akan berisikan analisis dan rekomendasi yang dapat diberikan berkaitan dengan hutang luar negeri dan kinerja PDAM.
lebih detail klik: http://www.kruha.org/page/id/document_detil/2/10/Paper/Hutang_Luar_Negeri_dan_PDAM.html
Lembaga Keuangan Internasional (LKI) seperti Bank Dunia dan Bank Pembangunan Asia (ADB), telah memainkan peran yang signifikan dalam pembangunan sektor sumberdaya air di Indonesia semenjak awal pemerintahan orde baru (akhir 60-an). Pinjaman proyek pertama diberikan oleh Bank Dunia kepada pemerintah Indonesia adalah Irrigation and Rehabilitation Project, sebesar 5 juta US pada tahun 1968. Pada tahun 1974, Bank Dunia mulai masuk ke dalam proyek penyediaan air besih di Indonesia melalui Urban Development Projects and Five Cities Water Supply Projects.
| Page: [1 - 1] | 1 |
Minggu, 20 Maret 2011 13:51Kitab ini adalah semacam lonceng bangun pagi (wake up call) untuk mengingatkan...
Minggu, 20 Maret 2011 12:56Air Sebagai Layanan Publik mencoba mendeskripsikan kembali sejarah penyediaan layanan air...
Sabtu, 07 Mei 2011 12:10 Minggu, 20 Maret 2011 11:23 Dalam rangka memperingati...
Italia; Referendum adalah masalah demokrasi
Diskusi Air Perkotaan dan Permasalahannya
Setiap tanggal 22 Maret,...
Suka atau tidak suka,...
Sebagai bagian untuk...
Sebagai bagian dari upaya untuk menolak praktek-praktek privatisasi air khususnya di...